Gaya HidupParenting

5 Perilaku Negatif Anak Akibat Pola Asuh yang Salah

Banyak faktor yang memengaruhi perilaku anak di masa depan, salah satunya adalah faktor pengasuhan. Pola pengasuhan menjadi hal yang sangat berkaitan dengan stimulus perilaku. Sebagai orang tua, kita harus berkaca pada pola pengasuhan yang kita berikan pada anak kita.

Lalu, apakah tolak ukur keberhasilan dalam mengasuh anak? Untuk melihat salah satu keberhasilan pada pola pengasuhan yang dilakukan adalah, dengan melihat perilaku anak dalam kesehariannya.

Sobat Madina, ada beberapa perilaku anak yang menandakan ada pola asuh yang salah dari orang tua. Mari berkaca bersama, inilah beberapa perilaku anak yang dimaksud dikutip dari Nakita.grid.id.

– Sering menangis dan mudah tersinggung

Setiap anak tentunya pernah menangis, namun pernahkah Sobat Madina perhatikan frekuensi dan intensitasnya?

Jika anakmu terus-menerus menangis meminta perhatian dan mengganggu Sobat Madina dengan sengaja, hal tersebut bisa jadi salah satu tanda dari pola asuh yang salah, lho.

Ada kemungkinan Sobat Madina dan pasangan kurang memberikan perhatian dan kasih sayang yang ditunjukkan dengan fisik dan verbal.

– Terlalu sering berbohong

Jika menemukan anakmu sering berbohong, baik kepada Sobat Madina atau pasangan tentang hal-hal kecil, jangan langsung menghakimi sang anak. Hal ini bisa menjadi fatal jika Sobat Madina memberi respon yang berlebihan terhadap perilaku anak.

Cobalah untuk bereaksi tenang, mengayomi, serta memberi nasihat dengan nada yang rendah sehingga dapat dipahami dan kejadian ini tak terulang kembali.

– Sering ketakutan

Rasa takut yang berlebihan pada anak tidak muncul begitu saja. Ketakutan sering muncul karena orang tua memberikan respon yang berlebihan ketika anak menghadapi suatu rintangan.

Maka dari itu, cobalah untuk membiarkan si kecil bertanggungjawab dan melewati rintangan tanpa bantuan orang lain.

– Merasa iri hati

Apakah Sobat Madina berpikir anak-anak sering merasa cemburu? Jika ya, berarti kamu sering membandingkan anakmu dengan anak lain.

Sobat Madina harus percaya bahwa setiap anak memiliki keunikan, kelebihan, beserta kekurangannya, sehingga kamu sebaiknya tidak membandingkan anakmu dengan keberhasilan anak lain.

Walau masih kecil, anak-anak justru memiliki perasaan yang sensitif. Bahkan pola asuh yang salah ini akan berdampak pada perilaku di kemudian hari yang membuat anakmu selalu merasa iri hati.

– Tidak bisa bangkit dengan sendirinya

Bila Sobat Madina merasa sang anak sangat ketergantungan kepada orang tuanya dan tak bisa bangkit sendiri, mungkin ada pola pengasuhan yang salah.

Kondisi ini bisa didapatkan bila Sobat Madina pernah menegur, atau memarahi anak di depan orang lain, termasuk di depan saudara kandung.

Jika Sobat Madina dan pasangan melihat adanya perilaku yang salah pada anak, baiknya kamu bicarakan baik-baik. Usahakan unutk tak menegur di depan umum. Baiknya kamu bicarakan secara empat mata dengan anakmu, ya.

Masa pandemi ini membuat semua orang melakukan pekerjaannya dari rumah. Ditambah, harus membimbing anak untuk belajar. Karenanya, tak jarang seorang ibu merasakan dampak yang sangat berat selama pandemi ini.

Nah, agar bisa menjadi ibu hebat di masa pandemi, Sobat Madina bisa mengikuti webinar dengan tema “Menjadi Ibu Hebat di Masa Pandemi” yang akan dilaksanakan oleh Madinaworld.id pada tanggal 22 Desember 2021.

Bertepatan dengan Hari Ibu, acara ini akan dilaksanakan melalui aplikasi zoom, dan webinar ini bisa kamu ikuti dengan gratis.

Jangan lupa untuk mengikuti webinar ini, Jadilah ibu hebat sebelum terlambat.

Madinaworld.id

Related Articles

Back to top button