Pendidikan

Pandemi dan Pendidikan

Dampak dari pandemi covid-19 yang terjadi selama 2 tahun ke belakang, sangat terasa di segala lini kehidupan. Selain menyebabkan banyaknya perubahan dalam segi kehidupan bermasyarakat, dari pandemi ini juga sebenarnya kita bisa banyak belajar. Salah satu bidang yang sangat terdampak adalah bidang pendidikan.

Menyoroti hal tersebut, Madina Islamic School menyelenggarakan webinar yang mengangkat tema “Mengubah Mindset Baru di Dunia Pendidikan”. Dengan tujuan memberikan pandangan dari berbagai sudut pandang, narasumber yang dihadirkan menyampaikan materi sesuai dengan ranahnya masing-masing.

Direktur Sekolah Islam Tugasku Agus Listiyono memaparkan, di tengah pandemi ini akselerasi yang dilakukan setiap sekolah sangat lah besar. Hal tersebut membawa kita ke era yang luar biasa.

“Sebuah era yang luar biasa. Sumber belajar sekarang tidak terbatas . Akselerasi yang dilakukan setiap sekolah sangat besar,” ungkap Agus.

Agus mengungkapkan bahwa pendidikan tidak hanya menilai segi pengetahuan saja, tetapi juga dari segi keterampilan hidup.

“Bahwa pendidikan tidak hanya melatih anak untuk menguasai ilmu pengetahuan saja dari sisi kognitif. Tapi juga membiasakan sesuatu yang positif di kehidupannya kedepan,” ujar Agus.

Agus juga menyoroti pandangan yang masih cukup terbatas mengenai proses belajar pada anak.

“Anak dianggap belajar kalau mereka membuka buku pelajaran, dan hasil belajar adalah rapot. Padahal, performa anak secara kepribadian adalah hasil belajar. Seperti misalnya cara berpikir, berperilaku, serta berkomitmen,” papar Agus.

Sementara itu Dyan Airlangga, Camat Tebet, Jakarta Selatan mengungkapkan, ditengah situasi yang masih belum bisa diprediksi ini, kita sebagai masyarakat harus tetap menjaga kewaspadaan.

“Jangan takut, tapi waspada,” ucap Dyan.

Menanggapi pertanyaan mengenai adanya tarik-menarik kepentingan antara bidang pendidikan dengan bidang kesehatan, Dyan menyampaikan pandangannya.

Dyan mengatakan bahwa tidak bisa disinkronkan, antara bidang pendidikan dengan bidang kesehatan. Akan tetapi, pemerintah masih terus menciptakan formula untuk menghindari terjadinya kemungkinan terburuk.

“Butuh kerjasama kita semua, karena pemerintah tidak mungkin mengorbankan kesehatan masyarakat. Hukum tertinggi yang kita anut adalah keselamatan masyarakat. Sambil berjalan, kita mencari formula untuk bidang pendidikan sembari terus menjaga keselamatan masyarakat,” papar Dyan.

Madinaworld.id

Related Articles

Back to top button