BeritaTravel

Milad ITMA: Harapan dan Upaya Kembangkan Profesi Tour Leader

Madinaworld.idIndonesian Tour Leader Moslem Association (ITMA) menggelar Milad pertamanya di Jakarta, Sabtu (10/9). Rangkaian acara Milad ini dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang kemudian diikuti dengan pembacaan Tilawah dan do’a bersama.

Dewan Penasehat ITMA Syam Resfiadi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umroh dan Haji Indonesia (SAPUHI), mengungkapkan harapannya kepada anggota ITMA yang merupakan para pelaku pariwisata di Tanah Air.

“Semoga tidak hanya menjadi tour leader, tapi mampu mencetak tour leader-tour leader juga,” ucap Syam.

ITMA Award 2022

Salah satu agenda yang terdapat dalam gelaran Milad ini adalah penganugerahan ITMA Award 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Riyanto Sofyan dianugerahi penghargaan atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam pengembangan Pariwisata Halal di Indonesia.

”Suatu kehormatan bagi Saya. Anugerah ITMA Award ini sebenarnya merupakan testimoni penghargaan bukan hanya untuk kami di PPHI, tetapi untuk kita semua insan pariwisata halal Indonesia dengan seluruh pemangku kepentingan terkait,” ujar Riyanto dalam sambutan yang berikannya.

Keberadaan ITMA merupakan ujung tombak dalam upaya mengembangkan Pariwisata Ramah Muslim di Indonesia. Menurut Riyanto, peran strategis tersebut dapat menunjang pengembangan Paket Wisata Halal yang Inbound, yang membawa Indonesia menjadi Top 5 Destinasi Unggulan Wisata Halal Dunia, bukan hanya sebagai Top 5 Sumber Wisatawan Outbound Dunia.

“Sehingga umat muslim Indonesia bukan bisa berperan sebagai sumber pasar wisatawan muslim terbesar, tetapi juga pelaku usaha pariwisata halal terbesar dunia dan menjadi Center of Excellence Pengembangan Pariwisata Halal Dunia,” papar Riyanto.

Tour Leader sebagai ujung tombak Industri Pariwisata

DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Masrura Ram Idjal yang turut hadir dalam acara, mengungkapkan pentingnya pembelajaran bagi para tour leader.

Menurutnya, coaching dan mentoring merupakan dua pembelajaran yang paling penting dalam rangka mengasah pengembangan diri seorang tour leader, sebagai ujung tombak dalam industri pariwisata.

“Nah di ITMA itu ada pembelajaran terkait hal tersebut,” ujar Masrura.

Selain itu Masrura juga mengungkapkan bahwa attitude, serta kualifikasi dan kompetensi adalah kemampuan lain yang juga perlu dimiliki dan terus diasah oleh seorang tour leader. Karena ketiganya termasuk dalam komponen profesionalisme yang terdapat dalam industri pariwisata.

Kolaborasi bersama DPD RI

Sebelumnya, dalam audiensi yang dilakukan bersama dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada Senin (6/9) lalu, Senator Fachrul Rozi resmi didaulat sebagai Ketua Dewan Penasehat ITMA.

Pengukuhan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum ITMA Iman Kadarisman yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pengembangan Usaha DPP PPHI, serta segenap Pengurus DPP ITMA.

Dalam audiensi yang digelar, DPD RI bersama ITMA telah sepakat untuk melakukan kolaborasi dalam pengembangan profesi tour leader muslim di Indonesia.

Dengan harapan dapat mencetak karakter tour leader yang bertaraf internasional, pelatihan-pelatihan tour leader akan diadakan secara rutin dan menyebar di daerah-daerah di seluruh Indonesia.

“Sehingga ITMA akan menjadi acuan Standar Kompetensi Kerja Tour Leader Muslim se-Asia Tenggara,” pungkas Rozi seperti dikutip dari laman resmi Detik Indonesia.

Related Articles

Back to top button