BeritaKesehatan

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemerintah Upayakan Dosis Keempat bagi Nakes

Madinaworld.id – Kasus covid-19 di Tanah Air kembali mengalami peningkatan dalam beberapa minggu terakhir. Per 27 Juli, penambahan kasus positif mencapai angka enam ribu kasus. Sebelumnya, angka enam ribu kasus per hari terjadi pada Maret lalu.

Adapun peningkatan terjadi secara perlahan. Pada awal Juni terjadi peningkatan sebanyak seribu kasus, yang kemudian meningkat menjadi dua ribu pada awal Juli. Peningkatan ini berdampak pada peningkatan kasus aktif. Per 27 Juli, kasus aktif mencapai angka 46 ribu.

“Dan yang sangat disayangkan, kasus kematian juga mulai mengalami kenaikan selama tiga hari terakhir. Yaitu selalu di atas 10 kematian,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Vaksinasi Dosis Keempat

Menanggapi hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan berencana memberikan dosis keempat untuk para tenaga kesehatan (nakes). Berdasarkan pada rata-rata keberlangsungan imunitas dan vaksinasi selama enam bulan pasca disuntikkan, upaya ini dilakukan untuk melindungi nakes sebagai salah satu populasi yang beresiko.

“Terkait dosis keempat ini, ada penelitian lain yang mendukung. Studi dari COV-Boost yang menunjukkan penyuntikkan dosis keempat vaksin mRNA efektif meningkatkan level antibodi dan imunitas seluler tanpa menimbulkan KIPI yang berat,” ujar Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19, Kamis (28/7).

Hasil penelitian EMA’s Covid-19 task force (ETF) dan the European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC) juga memberikan rekomendasi untuk vaksin dosis keempat, yakni sesuai dengan prioritas resiko penularan. Khususnya orang dengan gangguan imunitas dengan jenis vaksin yang sesuai dengan kemampuan penerimaan tubuh, barulah bertahap kepada seluruh populasi.

“Hal ini juga sesuai dengan apa yang akan dilakukan pemerintah Indonesia sebagai langkah lanjutan,” ungkap Wiku.

Dalam kesempatan tersebut Wiku juga menyampaikan bahwa covid-19 merupakan virus yang sangat mudah bermutasi. Kemunculan varian maupun subvarian baru terus terjadi. Hal tersebut mengindikasikan bahwa manusia sebagai target virus memberikan peluang yang lebih besar bagi virus untuk memperluas penularan.

“Walau mutasi virus bersifat alamiah namun intensitasnya akan meningkat jika dibarengi laju penularannya yang juga meningkat di masyarakat,” jelas Wiku.

Related Articles

Back to top button