BeritaPendidikan

Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemerintah Atur Pelaksanaan PTM

Madinaworld.id – Menjelang dimulainya Tahun ajaran baru 2022/2023, pemerintah kembali melakukan penyesuaian aturan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Aturan ini diatur dalam penyesuaian keenam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Menteri Kesehatan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri.

Satuan pendidikan dapat menyelenggarakan pembelajaran di tahun ajaran baru 2022/2023 sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Pada penyesuaian keenam ini, penyelenggaraan PTM dilaksanakan berdasarkan level PPKM yang ditetapkan pemerintah pusat melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru dan capaian vaksinasi dosis lengkap (2 dosis). Cakupan vaksinasi dihitung pada kalangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) serta masyarakat lanjut usia di wilayah itu.

Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek Muhammad Hasbi mengungkapkan, vaksinasi merupakan salah satu hal terpenting untuk mencapai PTM 100%.

“Vaksinasi ini akan sangat membantu untuk mengurangi resiko atau dampak virus Covid-19, dan akan membantu mempertahankan PTM 100%. Sekali lagi vaksinasi untuk seluruh ekosistem pendidikan menjadi hal yang penting untuk mensukseskan PTM 100%,” kata Hasbi seperti dikutip dari laman resmi Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbudristek..

Selain pihak satuan pendidikan, Hasbi juga menghimbau orang tua untuk memperhatikan kelengkapan vaksinasi anak-anaknya.

”Terkait kesiapan melaksanakan PTM 100%, saya menghimbau agar orang tua dan sekolah memastikan anak-anak diperiksa kelengkapan vaksinasinya,” ungkap Hasbi.

Kesiapan Sekolah Jelang PTM 100%

Ada beberapa kesiapan yang perlu dilakukan pihak sekolah jelang digelarnya PTM 100%. Di antaranya:

  • Menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.
  • Toilet yang bersih.
  • Kantin yang sesuai dengan anjuran SKB 4 Menteri.
  • Menerapkan protokol kesehatan, termasuk memakai masker saat melaksanakan pembelajaran di dalam kelas.
  • Satgas Covid sekolah rajin membersihkan dengan disinfektan.

Pemerintah Keluarkan Kurikulum Baru

Dalam kesempatan tersebut, Hasbi juga mengatakan bahwa Kemendikbudristek menerbitkan Kurikulum Merdeka yang merupakan penyederhanaan dari Kurikulum 2013. Kurikulum Merdeka diluncurkan dalam rangka menekan terjadinya learning loss yang terjadi selama pandemi.

“Jadi Kurikulum Merdeka ini merupakan upaya untuk menghadapi rendahnya kualitas pendidikan di masa yang lampau, dan juga sebagai solusi atas tantangan dunia pendidikan akibat pandemi Covid-19,” ujar Hasbi.

Related Articles

Back to top button